sablon Manual cikarang

No comment 323 views

Kalau kalian ingin memulai usaha percetakan sablon manual cikarang seperti mega sablon, lebih baik jika kalian belajar dahulu cara sablon kaos secara manual. Karena jika kalian mendapatkan satu orderan dengan kuantitas yang cukup banyak, disarankan menggunakan teknik sablon manual ini. Disebabkan akan mengurangi biaya proses sablon nya jika dibandingkan dengan menggunakan teknik sablon DTG.

Alat Sablon Manual Cikarang

Berikut ini peralatan yang dibutuhkan dalam proses cara sablon manual:

 Hair dryer

 Printer laser

 Tinta pewarna

 Pasta sablon

 Lem kaos

 Triplek

 Rakel

 Obat afdruk

 Alat semprotan air

 Screen

 Meja afdruk

Setelah alat sablon manual sudah kita siapkan sekarang langkah-langkah dalam proses menyablon secara manual akan kami bahas. Dalam bahasan ini, saya akan memberikan 3 langkah yang dalam proses cara sablon kaos secara manual, yaitu proses pra cetak, proses cetak dan langkah yang terakhir adalah proses pasca cetak. Dibawah ini akan saya berikan info nya secara detail dan jelas.

1. Proses pra cetak

Dalam proses pra cetak di sablon manual cikarang terdapat beberapa langkah proses nya juga, yaitu proses desain, proses pembuatan film atau klise sablon dan yang terakhir adalah proses stencil atau yang biasa disebut dengan afdruk. Dalam langkah ini saya akan jelaskan secara detail juga.

 

• Proses desain

Dalam proses desain ini lebih dahulu memikirkan ide-ide untuk desain atau gambar yang akan digunakan. ide-ide kalian yang akan dihadirkan pada suatu tahapan visualisasi sehingga ide kalian itu akan dibuat bentuk secara fisik.

Setelah sudah mendapatkan ide untuk gambar atau desain nya, dilanjutkan ke tahap pembuatan desain atau gambar. Bisa menggunakan desain atau gambar yang sudah ada tetapi terlebih dahulu di edit sehingga hasil nya lebih maksimal. Biasa nya dalam pembuatan atau pengeditan dilakukan menggunakan computer ataupun menggunakan laptop. Program yang biasa digunakan dalam pembuatan atau pengeditan, biasa nya sering menggunakan program Adobe Photoshop ataupun menggunakan Corel Draw.

• Proses pembuatan film atau klise sablon

Setelah desain atau gambar kalian sudah selesai dibuat dan siap untuk dicetak, proses selanjutnya yaitu membuat desain atau gambar tersebut menjadi sebuah film atau klise sablon yang siap dicetak berdasarkan warna masing masing.

• Proses stencil atau afdruk

Kemudian ketika kalian sudah menyiapkan film atau klise sablon tersebut, langkah selanjut nya adalah memindahkan gambar atau desain yang sudah tercetak di film sablon tersebut ke screen. Proses tersebut lebih dikenal dengan nama proses afdruk.

Setelah persiapan sudah selesai, sebaiknya kalian mulai mempersiapkan meja kerja yang akan kalian gunakan. Karena langkah ini sangat penting ketika sudah memulai melakukan proses percetakan. Sehingga ketika kalian sedang dalam proses pencetakan tak terganggu dengan melakukan kegiatan yang lain, seperti tinta yang kalian gunakan sudah habis, atau kalian lupa mempersiapkan wadah untuk mengeringkan media yang sudah dicetak.

2. Proses cetak

sablon manual cikarang

sablon manual cikarang

Ketika pada waktu proses mencetak yang harus kalian amati adalah pada saat pemakaian teknik sapuan rakel yang betul. Sebab proses mencetak sebetulnya benar-benar sederhana yaitu men-transfer tinta ke media yang di mau dengan menggunakan kain saring atau yang biasa disebut dengan screen.

Maka dari itu, lebih baik lagi jika kalian mengetahui dan mempelajari sifat dari tinta-tinta yang digunakan untuk mencetak, sebab dari setiap tinta memiliki sifat karakteristik yang berbeda-beda. Kriteria yang kalian harus ketahui yaitu, pada kecepatan tinta untuk mengering. Seharus nya ini akan jadi masalah sebab tinta yang kering terlalu cepat di screen akan menjadi hambatan proses saat melakukan pencetakan. Kalian harus membersihkan kembali lubang-lubang kain saring atau screen yang tersumbat dikarenakan tinta yang sudah kering tersebut. Jika tidak dibersihkan untuk hasil selanjutnya dari penggunaan screen tersebut akan tak sempurna terbentuk.

Untuk penggunakan teknik sablon manual lebih baik menggunakan tinta sablon plastisol, karena karakteristik dari tinta sablon ini tidak mudah mengering. Sehingga ketika setelah menggunakan di screen, sisa dari tinta sablon tersebut mudah dibersihkan. Walaupun tinta tersebut dibiarkan lama di atas screen pun butuh waktu lama untuk kering. Karena untuk mengeringkannya dibutuhkan memakai proses curing.

3. Proses pasca cetak

Setelah selesai melakukan proses pencetakan, masih ada satu lagi tahapan proses. Yaitu proses pengeringan, di proses ini terdapat tiga macam proses nya, proses tersebut akan saya terangkan satu persatu secara umum. Sehingga kalian dapat mudah mengerti. Berikut ini proses-proses nya:

• Drying 

Pada tinta yang sudah tercetak membutuhkan waktu untuk kering dengan baik. Sehingga kalau kalian sentuh dan pegang udah terasa kering, itu bukan berarti tinta tersebut sudah kering. Sebab itu kenapa saya beritahu kalau kalian harus mengetahui sifat dari masing-masing tinta sablon. Karena beberapa tinta sablon membutuhkan pengeringan dengan menggunakan alat tambahan.

• Curing

Proses pengeringan ini membutuhkan alat tambahan untuk proses ini. Biasa nya proses ini dilakukan jika menggunakan tinta sablon tertentu, seperti tinta sablon plastisol. Tinta sablon jenis ini perlu melalui proses pengeringan dengan cara pemanasan dengan temperatur tertentu, yang pasti sangat panas (sekitar 143 derajat celcius hingga 166 derajat celcius). Alat yang digunakan adalah mesin flash heater atau mesin conveyer. Yang menggunakan mesin hot press adalah tinta sablon karet atau GL atau rubber dengan temperatur panas nya sekitar 110 derajat celcius sampai dengan 130 derajat celcius. Jika kalian tidak memperhatikan dengan baik dengan proses ini, hasilnya pun tidak akan maksimal. Hasil cetak nya pun terlihat banyak kecacatannya.

• Burning

Proses ini yang juga biasa disebut dengan pengopenan, membutuhkan cara tertentu untuk prosesnya. Proses ini sebenarnya sama seperti dalam proses pembuatan kue, yaitu dipanggang hingga tinta tersebut mengering dengan sempurna.

 

Berikut tadi saya beritahu tentang cara sablon kaos secara manual. Kalian tinggal memilih apa saja proses yang inngin kalian lakukan. Kalau menurut saya, jika kalian mendapatkan pesanan lebih dari selusin lebih baik kalian rekomendasikan teknik sablon manual ke customer kalian. Selain lebih murah, hasil nya juga lumayan bagus.

Dan untuk kalian yang ingin menyablon manual saya sarankan menggunakan tinta sablon plastisol. Tinta sablon tersebut tidak mudah kering dan hasil nya lumayan bagus.

Jadi tunggu apalagi? Silahkan mencoba cara sablon kaos manual dengan menggunakan info dari saya.Jika kesulitan dan ingin memiliki kaos sablon yang keren bisa juga langsung order sablon manual cikarang di tempat kami Mega Sablon Cikarang.

Terima kasih sudah membaca.

author
Author: 

    Leave a reply "sablon Manual cikarang"